RIHLAH

Rihlah diadakan di candi gedungsongo semarang

MUSYAWARAH AKBAR UKKI

Pemilihan MSO dan Ketua UKKI periode 2015/2016

GRAND OPENING

pemenangng lomba TTS dan Pembukaan dan pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa UKKI ke Mahasiswa Baru angkatan 2016/2017

IYT 1

Islamic Youth Traning 1 merupakan pelatihan kepemudaan didasari agama ISLAM yang di adakan di Ponpes Saubari Bening Hati Meteseh Semarang

STADIUM GENERAL

Pembukaan serta Kuliah Duha Pertama untuk Mahasiswa Baru angkatan 2015/2016

Minggu, 10 Maret 2013


dakwatuna.com - Makna dakwah ialah menyeru kepada Allah SWT dengan hikmah dan pengajaran yang baik. Hingga pada akhirnya mengingkari thagut dan beriman kepada Allah SWT dan mengeluarkannya dari kegelapan kejahiliyahan menuju terangnya Islam. Sungguh sangat dahsyat. Sebuah pekerjaan mulia karena ia adalah tugasnya para Nabi, Rasul dan umat terdahulu yang saat ini kitalah yang wajib untuk melanjutkan estafet perjuangan mereka. Karena kita adalah da’i sebelum menjadi apa-apa, nahnu du’at qobla kulli syai’in.
Medan dakwah adalah sarana melakukan perbaikan. Para penyeru dakwah adalah orang-orang yang juga melakukan perbaikan pada diri mereka. Memperbaiki dan melakukan perbaikan. Medan dakwah adalah “kampus” bagi setiap manusia. Tempat belajar dan menimba banyak ilmu pengetahuan. Karena Allah SWT melalui perantara-Nya Muhammad SAW dan para Rasul terdahulu melakukan sebuah proses tarbiyah (pendidikan) untuk mentransformasi umat dari kejahiliyahan menuju Islam. Jadi dapat dikatakan dakwah adalah sebuah proses pembelajaran bagi orang-orang yang jahil (bodoh) agar mereka menjadi orang-orang yang cerdas dengan diterangi cahaya Islam. Hingga kita dapat menarik satu kesimpulan yang sama bahwa dalam kehidupan ini kita butuh ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan itu insya Allah akan kita dapatkan di “universitas dakwah”.
Jika di universitas ada mahasiswa, maka kita semua adalah mahasiswa yang haus akan ilmu pengetahuan. Bedanya kalau di universitas ini biaya kuliahnya adalah keikhlasan, kesungguhan, perjuangan dan keistiqamahan. Kita selaku mahasiswa dituntut untuk membayar uang kuliah setiap saat, setiap waktu di setiap tahapan. Ikhlas dalam melaluinya, sungguh-sungguh dalam menjalankannya, berjuang untuk menegakkannya, serta istiqamah walau berat tantangan yang akan dihadapi. Namun insya Allah yang akan didapatkan bukan hanya ilmu dan pemahaman, melainkan keberkahan, rahmat, kasih sayang, pahala, bahkan surga. Allahu Akbar!!!
Jika di universitas ada dosen, maka di universitas dakwah juga ada seorang murabbi (guru). Yang membawakan kita cahaya di tengah kegelapan. Yang membawakan embun penyejuk dalam kehausan. Ia sebagai perantara antara umat dan hidayah Allah SWT. Mengajarkan, membimbing, memantau bahkan menjaga. Terkadang ia seperti saudara kita. Atau terkadang ia seperti orang tua kita, seperti guru spiritual kita (syaikh) dan juga tentunya seperti seorang guru kita (ustadz). Kita pun sebenarnya adalah seorang pendidik (murabbi). Karena mendidik adalah tugas orang yang terdidik. Pada saatnya kita pun dituntut agar menjadi seorang dosen. Dosen di universitas dakwah. Allahu Akbar!!!
Jika di universitas ada jajaran birokrasi yang mengelola dan mengatur jalannya proses belajar-mengajar, maka di universitas dakwah juga di kenal dengan sebutan qiyadah (pemimpin) yang dipilih melalui musyawarah untuk menjadi nahkoda di atas bahtera dakwah ini. Setiap bagian dari universitas ada yang mengatur dan mengelola untuk membantu tugas sang qiyadah. Orang-orang yang ada pada jajaran birokrasi adalah orang yang telah lama kuliah, banyak pengalaman, paham akan seluk beluk kampus dan memiliki kapabilitas untuk membawa universitas ini menebarkan kebaikan dan rahmat kepada seluruh alam. Kita para mahasiswa dan dosen harus tsiqah (percaya) kepada mereka, agak cita-cita bersama mudah untuk diraih, insya Allah. Allahu Akbar!!!
Dan akhirnya masa kelulusan pun tiba setelah beberapa tahun lamanya menimba ilmu di universitas dakwah. Walaupun ada juga kisah tentang mahasiswa yang keluar dari universitas sebelum masa kelulusan tiba. Mereka adalah orang yang tidak siap. Tidak siap dalam menghadapi beratnya tantangan yang dilewati dan akhirnya memilih untuk tidak kuliah lagi di universitas dakwah, na’udzubillah. Semoga kita bukan golongan mereka, aamiin. Bagi kita yang tetap bertahan, insya Allah kita lulus. Tidak ada yang tidak lulus. Masa kelulusan itu adalah kematian kita. Itulah kelulusan yang menyenangkan (khusnul khatimah). Kita mengakhiri masa aktif di universitas dakwah, dengan gelar almarhum / almarhumah. Ijazah kita akan dibagikan di akhirat sebagai syarat untuk masuk ke dalam surga-Nya. Kita semua berharap ingin mendapatkan nilai yang baik, yang terbaik dari yang baik-baik. Itulah kebanggaan kita semua setelah berhasil menyerahkan syarat kepada sang pencipta dengan nilai yang memuaskan akhirnya kita dapat melihat wajah-Nya dan reuni. Reuni dengan saudara seperjuangan di universitas dakwah. Wallahu’alam bi ash-showwab

Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Kamis, 15 Maret 2012

13 Perkara Penyebab Futur-Malas

*Semoga gk GALAU lagi..:D

1. Ghuluw (berlebihan) dalam agama.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jauhilah ghuluw, karena yang membinasakan umat sebelum kamu adalah ghuluw dalam agama".

2. Berlebihan dalam perkara yang mubah seperti dalam makan, minum, bergaul dan sebagainya.
Aisyah radliyallahu 'anha berkata: "Bencana pertama yang menimpa umat ini setelah wafatnya Nabi adalah kenyang, karena apabila perut kenyang, badannya menjadi gemuk, hatinya menjadi lemah dan syahwatnya tak terkendali".

3. Meninggalkan berjama'ah dan berkumpul dengan orang-orang shalih.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah kalian berjama'ah dan jjauhi bercerai berai, karena setan bersama satu orang dan lebih jauh dari dua orang.. Al hadits.

4. Sedikitnya mengingat kematian dan hari akherat.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "berziarah kuburlah, karena mengingatkan akherat".

5. Kurang memperhatikan amal-amal rutin sehari semalam.
Seperti suka meninggalkan dzikir-dzikir, shalat sunnah dsb.

6. Mengkonsumsi sesuatu yang haram.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap anggota badan yang tumbuh dari yang haram, maka Nerakalah yang layak untuknya".

7. Membatasi diri dalam salah satu sisi agama saja.
Seperti hanya memperhatikan masalah aqidah saja tanpa yang lainnya.

8. Lalai dari ketentuan Allah.
Seperti bertahap dalam beramal dan tidak sekaligus, karena sikap tergesa-gesa adalah dari syetan.

9. Tidak memperhatikan hak badan.
Karena badan mempunyai hak yang harus dipenuhi.

10. Tidak siap menghadapi rintangan.

11. Berteman dengan orang-orang yang hatinya lemah dan tidak bersemangat dalam beragama.

12. Ngawur dalam menuntut ilmu dan beramal.
Tidak tahu mana yang dikedepankan terlebih dahulu.

13. Jatuh dalam perbuatan maksiat.

(Diringkas dari kitab afat 'ala thoriiq karya DR Sayyid Muhammad Nuh).


Diantara obat penyakit futur adalah:

1. Memperbaharui keimanan. Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima waktu dengan berjamaah di masjid, mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib, melakukan shalat tahajjud dan witir. Begitu juga dengan bersedekah, silaturahmi, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain dari amal-amal ketaatan.

2. Merasa selalu diawasi Allah ta'ala dan banyak berdzikir kepada-Nya

3. Ikhlas dan bertakwa

4. Mensucikan hati (dari kotoran syirik, bid'ah dan kemaksiatan)

5. Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim, muhadharah ilmiyyah dan dauroh-dauoroh syar'iyyah.

6. Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri

7. Mencari teman yang baik (shalih)

8. Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap su'ul khatimah (akhir kehidupan yang jelek)

9. Sabar dan belajar untuk sabar

10. Berdoa dan memohon pertolongan Allah

*Menuntut Ilmu, Jalan Menuju Surga karya Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Source: Broadcast from Blackberry Messenger
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net